Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

...::::K E B A Y A part I::::...

Nah, sekarang saya ngepost-in hasil download gambar kebaya yang nantinya (mungkin) jadi rekomendasi buat saya dan teman2 semua..
Ini dia..
:)


this is my hubby's fav! :D










Agak banyak yaaa.. ?
hahaha..
Tapi, ya sudahlah, gak apa2..
itung-itung makin banyak model kebaya yang bisa dijadiin contoh kalu mau dijahitin..
hihihi..

*hugs&kisses*

Baby Blue

Nah, kalo kemaren udah nge post tentang blushing pink, skrg saatnya nge-post warna lain..
Baby Blue.. :)
hmmm, sebagian orang udah tau sepertinya warna biru lembut ini..
ihik..ihiikkk..
lucunya...

ya sud, ini sebagian poto warnanya yaa.. :)







Nah..unyu-unyu gimana gitu yaa...
haha..
Baiklah, sampai ketemu di warna seelanjutnya.. :)


*hugs&kisses*

Different Blood Types Comic (Part II)

lanjutan dari http://siskamendrofa.blogspot.com/2011/08/different-blood-types-comic-part-i.html

13. When different blood types are given a set of rules
 14. When different blood types are asked to hang a painting
 15. When different bloody types are playing games
 16. When blood type B is reading a book about blood type analysis
 17. Different blood types as depicted as spaces
 
18. The internal world of different blood types

 19. The reason why different blood types are unlikeable
 20. When different blood types face with punctuality

 21. When different blood types try to express themselves
22. The purpose of their lives
 
 23. When different blood types study
 
24. The uniqueness of each blood types
 

Different Blood Types Comic (Part I)

These cartoons are depicting how each blood types reacts to certain situation or what's their intrinsic attributes. Though it may not be all accurate but it is still a great entertainment.

Hope you'll enjoy it. If you want some explanations to all the images, you may visit Jack's blog at http://oneidea2day.wordpress.com. He does write a lot! :p


1. When different blood types have a 3PM appointment

2. When different blood types are at the canteen




 3. If the female blood type B is a cat
 4. When blood type A communicates to blood type B

5. When blood type AB communicates to blood type O
  
6. Degree of patience for each blood type
 
7. When different blood types are driving
 
8. When different blood types are complaining about something unplesant
 9. When different blood types are facing crisis
 10. When different blood types gossip
  
11. When other blood types are trying to figure out what AB is doing
 12. If the internal wold of each blood types is being represented as a house
 

=Stress=

Pada tau kan stress itu apa??
Pasti juga pernah mengalaminya...
Saya?! Tentu!!! Apalagi akhir-akhir ini dihadapkan dengan tugas koas yang harus diselesaikan dalam waktu seminggu krn libur lebaran. Udah gitu jatah libur gak ada plussss..gigitan nyamuk yang ganasssss.. hahaha..



Pernah gak kebayang, kalo stress itu bukan cuma pas lagi gak mood atau lagi pengen "meledak-ledak"? ternyata stress itu malah di mulai ketika kita lagi semangat2nya mengerjakan sesuatu sampai terjadi kejenuhan dan kita meninggalkan kebiasaan kita selama ini..
Yuk, diintip...

Gejala-gejala stres pada diri seseorang seringkali tidak disadari karena perjalanan awal tahapan stres timbul secara lambat, dan baru dirasakan bilamana tahapan gejala sudah lanjut dan mengganggu fungsi kehidupannya sehari-hari baik di rumah, di tempat kerja ataupun pergaulan lingkungan sosialnya. Dr. Robert J. Amberg (dalam Hawari, 2001) membagi tahapan-tahapan stres sebagai berikut :

1. Stres tahap I
Tahapan ini merupakan tahapan stres yang paling ringan dan biasanya disertai dengan perasaan-perasaan sebagai berikut: 1) Semangat bekerja besar, berlebihan (over acting); 2) Penglihatan “tajam” tidak sebagaimana biasanya; 3) Merasa mampu menyelesaikan pekerjaan lebih dari biasanya, namun tanpa disadari cadangan energi semakin menipis.

2. Stres tahap II
Dalam tahapan ini dampak stres yang semula “menyenangkan” sebagaimana diuraikan pada tahap I di atas mulai menghilang, dan timbul keluhan-keluhan yang disebabkan karena cadangan energi yang tidak lagi cukup sepanjang hari, karena tidak cukup waktu untuk beristirahat. Istirahat yang dimaksud antara lain dengan tidur yang cukup, bermanfaat untuk mengisi atau memulihkan cadangan energi yang mengalami defisit. Keluhan-keluhan yang sering dikemukakan oleh seseorang yang berada pada stres tahap II adalah sebagai berikut: 1) Merasa letih sewaktu bangun pagi yang seharusnya merasa segar; 2) Merasa mudah lelah sesudah makan siang; 3) Lekas merasa capai menjelang sore hari; 4) Sering mengeluh lambung/perut tidak nyaman (bowel discomfort); 5) Detakan jantung lebih keras dari biasanya (berdebar-debar); 6) Otot-otot punggung dan tengkuk terasa tegang; 7) Tidak bisa santai.
3. Stres Tahap III
Apabila seseorang tetap memaksakan diri dalam pekerjaannya tanpa menghiraukan keluhan-keluhan pada stres tahap II, maka akan menunjukkan keluhan-keluhan yang semakin nyata dan mengganggu, yaitu: 1) Gangguan lambung dan usus semakin nyata; misalnya keluhan “maag”(gastritis), buang air besar tidak teratur (diare); 2) Ketegangan otot-otot semakin terasa; 3) Perasaan ketidaktenangan dan ketegangan emosional semakin meningkat; 4) Gangguan pola tidur (insomnia), misalnya sukar untuk mulai masuk tidur (early insomnia), atau terbangun tengah malam dan sukar kembali tidur (middle insomnia), atau bangun terlalu pagi atau dini hari dan tidak dapat kembali tidur (Late insomnia); 5) Koordinasi tubuh terganggu (badan terasa loyo dan serasa mau pingsan). Pada tahapan ini seseorang sudah harus berkonsultasi pada dokter untuk memperoleh terapi, atau bisa juga beban stres hendaknya dikurangi dan tubuh memperoleh kesempatan untuk beristirahat guna menambah suplai energi yang mengalami defisit.

3. Stres Tahap IV
Gejala stres tahap IV, akan muncul: 1) Untuk bertahan sepanjang hari saja sudah terasa amat sulit; 2) Aktivitas pekerjaan yang semula menyenangkan dan mudah diselesaikan menjadi membosankan dan terasa lebih sulit; 3) Yang semula tanggap terhadap situasi menjadi kehilangan kemampuan untuk merespons secara memadai (adequate); 4) Ketidakmampuan untuk melaksanakan kegiatan rutin sehari-hari; 5) Gangguan pola tidur disertai dengan mimpi-mimpi yang menegangkan; Seringkali menolak ajakan (negativism) karena tiada semangat dan kegairahan; 6) Daya konsentrasi daya ingat menurun; 7) Timbul perasaan ketakutan dan kecemasan yang tidak dapat dijelaskan apa penyebabnya.

4. Stres Tahap V
Bila keadaan berlanjut, maka seseorang itu akan jatuh dalam stres tahap V, yang ditandai dengan hal-hal sebagai berikut: 1) Kelelahan fisik dan mental yang semakin mendalam (physical dan psychological exhaustion); 2) Ketidakmampuan untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari yang ringan dan sederhana; 3) Gangguan sistem pencernaan semakin berat (gastrointestinal disorder); 4) Timbul perasaan ketakutan, kecemasan yang semakin meningkat, mudah bingung dan panik.

6. Stres Tahap VI
Tahapan ini merupakan tahapan klimaks, seseorang mengalami serangan panik (panic attack) dan perasaan takut mati. Tidak jarang orang yang mengalami stres tahap VI ini berulang dibawa ke Unit Gawat Darurat bahkan ICCU, meskipun pada akhirnya dipulangkan karena tidak ditemukan kelainan fisik organ tubuh. Gambaran stres tahap VI ini adalah sebagai berikut: 1) Debaran jantung teramat keras; 2) Susah bernapas (sesak dan megap-megap); 3) Sekujur badan terasa gemetar, dingin dan keringat bercucuran; 4) Ketiadaan tenaga untuk hal-hal yang ringan; 5) Pingsan atau kolaps (collapse). Bila dikaji maka keluhan atau gejala sebagaimana digambarkan di atas lebih didominasi oleh keluhan-keluhan fisik yang disebabkan oleh gangguan faal (fungsional) organ tubuh, sebagai akibat stresor psikososial yang melebihi kemampuan seseorang untuk mengatasinya.

Penyebab Kelelahan dan Mengantuk, dan Cara untuk Mengatasinya

Anda merasa sering lelah, ngantuk dan tak bersemangat? Mengapa dan apa cara untuk mengatasinya?



1.  Tak Cukup Tidur
Mungkin akan tampak jelas jika anda tidur tidak cukup. Hal ini akan sangat mempengaruhi konsentrasi dan kesehatan anda. Orang dewasa seharusnya tidur tujuh hingga delapan jam setiap malamnya.
Cara mengatasi:Buatlah tidur anda menjadi sebuah prioritas dan tetapkanlah jadwal yang teratur. Jangan menggunakan laptop, telepon genggam dan PDA di ruang tidur anda. Jika anda masih tetap memiliki masalah, konsultasikan ke dokter anda. Anda mungkin memiliki masalah gangguan tidur.

2.  Gangguan tidur akibat gangguan pernafasan
Beberapa orang berpikir bahwa mereka telah tidur cukup, tetapi mengalami gangguan tidur akibat gangguan pernafasan. Gangguan ini menyebabkan pernafasan anda berhenti secara singkat dalam waktu yang berkala sepanjang malam. Setiap interupsi yang terjadi membangunkan anda, tetapi anda tidak menyadarinya. Hasilnya: Anda akan merasa kurang tidur meskipun anda telah melewati delapan jam di tempat tidur
Cara mengatasinya:Kurangi berat badan anda jika anda mengalami masalah kegemukan, berhenti merokok, dan tidur dengan alat CPAP yang membantu menjaga saluran pernafasan tetap terbuka pada waktu malam.

3. Makan tidak cukup
Makan terlalu sedikit juga akan menyebabkan kelelahan, tetapi makan makanan yang salah juga dapat menyebabkan masalah. Makan makanan diet yang seimbang akan membantu gula darah anda pada tingkat yang normal dan mencegah perasaan lesu ketika gula darah anda turun.
Cara mengatasinya:Selalu sarapan dan cobalah untuk memasukkan protein dan karbohidrat kompleks di setiap makan anda. Sebagai contohnya, makan telur dengan roti gandum. Juga makan makanan dan makanan ringan sepanjang hari untuk mempertahankan energi dalam tubuh anda.

4. Anemia (Mudah Lelah)
Anemia adalah penyebab utama kelelahan pada wanita. Kehilangan darah menstruasi dapat menyebabkan kurangnya zat besi dalam tubuh, sehingga akan membahayakan. Sel darah merah diperlukan karena membawa oksigen ke dalam jaringan tubuh dan organ anda.
Cara mengatasinya:Untuk anemia akibat kekurangan zat besi, makanlah suplemen zat besi dan makan makanan yang mengandung zat besi seperti, daging tanpa lemak, hati, kerang, kacang kacangan dan sereal yang diperkaya, dapat membantu.

5. Depresi
Anda mungkin berpikir depresi adalah gangguan emosional, tetapi depresi juga akan memberikan kontribusi pada banyak gangguan fisik. Kelelahan, sakit kepala, dan kehilangan nafsu makan merupakan beberapa gejala yang paling umum. Jika anda merasa lelah, dan “merasa putus asa” lebih dari beberapa minggu, pergilah ke dokter.
Cara mengatasinya:Depresi harus diobati dengan cara psikoterapi dan juga dengan pengobatan.

6. Hypothyroidism
Kelenjar Tiroid adalah kelenjar kecil di pangkal leher anda. Kelenjar tersebut mengontrol metabolisme anda, kecepatan dimana tubuh anda merubah makanan menjadi energi. Ketika kelenjar kurang aktif dan metabolisme terlalu rendah, anda akan merasa lesu dan berat badan anda bertambah
Cara mengatasinya:Jika test darah anda menunjukkan hormon tiroid anda rendah, hormon sintetis dapat membantu anda meningkatkan kecepatan metabolisme anda.

7. Kelebihan Kafein
Kafein dapat meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi dalam dosis yang tepat. Tetapi dosis yang berlebihan dapat meningkatkan detak jantung, tekanan darah dan perasaan cemas. Penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak kafein dapat menyebabkan kelelahan pada beberapa orang.
Cara mengatasinya: Kurangi minum kopi, gula, coklat, minuman ringan, dan juga obat obatan yang mengandung kafein. Menghentikan secara tiba tiba dapat menyebabkan berkurangnya kafein dan perasaan lebih lelah.

8. Infeksi Saluran Kencing (ISK)
Jika anda memiliki masalah ISK(Infeksi Saluran Kencing), anda mungkin sering merasakan kesakitan seperti terbakar dan juga perasaan sesak. Tetapi infeksi tidak selalu menunjukkan gejala gejala seperti tersebut. Dalam beberapa kasus, ditunjukkan dalam gejala kelelahan. Test urin dapat menunjukkan apakah anda memiliki masalah Infeksi Saluran Kencing atau tidak
Cara mengatasinya:Antibiotik dapat menyembuhkan ISK, dan gejala kelelahan segera akan hilang dalam waktu seminggu.

9. Diabetes
Pada orang yang memiliki masalah diabetes, kadar gula tinggi tetap berada dalam darah, yang seharusnya masuk ke dalam sel sel tubuh, dimana gula tersebut diubah menjadi energi. Hasilnya tubuh akan merasa kurang energy meskipun telah makan cukup. Jika anda memiliki gejala kelelahan yang terus menerus dan tidak dapat dijelaskan, konsultasikan pada dokter anda apakah anda perlu mengecek diabetes atau tidak.
Cara mengatasinya:Pengobatan untuk diabetes akan mempengaruhi gaya hidup anda, seperti diet dan olah raga, terapi insulin dan juga pengobatan untuk membantu tubuh anda memproses gula dalam darah anda.

10. Dehidrasi
Kelelahan pada tubuh anda dapat juga merupakan tanda tanda dehidrasi. Apapun yang anda kerjakan, apakah kerja di luar ruangan maupun duduk di kantor, tubuh anda memerlukan air untuk dapat bekerja dengan baik dan juga menjaga suhu tubuh. Jika anda haus, tandanya anda telah mengalami dehidrasi.
Cara mengatasinya:Minumlah air sepanjang hari hingga urin anda berwarna jernih. Minumlah setidaknya dua gelas air atau lebih sebelum anda melakukan aktifitas fisik. Kemudian, minumlah seteguk seteguk sepanjang aktifitas anda dan setelahnya minumlah dua gelas lagi.

11. Penyakit Jantung
Ketika rasa kelelahan menyerang sepanjang aktifitas harian anda, seperti ketika anda sedang membersihkan rumah atau taman, ini merupakan tanda-tanda bahwa jantung anda tidak bekerja dengan baik. Jika anda mulai merasakan kesulitan untuk menjalankan aktifitas anda yang sebelumnya tidak ada masalah sama sekali, segera konsultasikan ke dokter anda apakah ada kemungkinan mengidap penyakit jantung.
Cara mengatasinya:Ubahlah gaya hidup anda, berobatlah selain itu prosedur terapi juga dapat mengontrol penyakit jantung dan mengembalikan energi anda.
12. Gangguan Tidur akibat Kerja Shift
Kerja di malam hari atau shift yang bergantian dapat mengganggu jam internal tubuh anda. Anda mungkin akan merasa lelah ketika anda baru bangun. Dan anda mungkin akan mengalami kesulitan untuk tidur di siang hari.
Cara mengatasinya:Kurangi cahaya masuk ke dalam kamar anda ketika anda akan tidur. Usahakan ruang gelap, sunyi dan juga dingin. Jika anda masih merasa sulit tidur, konsultasikan pada dokter anda. Suplemen dan obat-obatan mugkin akan membantu.

13. Alergi Makanan
Beberapa dokter percaya bahwa alergi makanan yang tersembunyi dapat membuat anda mengantuk. Jika rasa lelah anda semakin menjadi jadi setelah makan, tubuh anda mungkin tidak mampu mentoleransi makanan yang anda makan – dimana makanan tersebut tidak menyebabkan gatal gatal hanya menyebabkan kelelahan pada tubuh anda.
Cara mengatasinya:Cobalah untuk mengurangi makanan tersebut dan lihatlah apakah dapat mengurangi kelelahan pada tubuh anda. Anda juga dapat meminta dokter anda untuk melakukan test alergi makanan pada anda.

Untuk mengatasi kelelahan tingkat rendah:
Jika anda memiliki tingkat kelelahan rendah yang tidak berhubungan dengan kondisi pengobatan apapun, solusinya adalah dengan berolah raga. Para peneliti menyarankan bahwa orang dewasa yang sehat tetapi sering mengalami kelelahan dapat meningkatkan energy mereka dengan melakukan program latihan olahraga yang sederhana. Dalam suatu penelitian, para peserta mengendarai sepeda secara santai selama 20 menit. Dengan melakukan hal ini selama tiga kali dalam seminggu, dapat mengurangi rasa lelah.

Sumber: erabaru.net/kehidupan/72-tips/27196-penyebab-kelelahan-dan-mengantuk-dan-cara-untuk-mengatasinya
↑
up