.:: (Interna) Stase Pertama ::.

Senin, 110711...
Tanggal bagus untuk aktivitas yang bagus pula!
yaaapp!!! hari pertama koas di stase interna (penyakit dalam) which is ini stase terpenting diantara stase lain.. Katanyaa siii (katanya lho) kalau sudah masuk interna pasti stase selanjutnya lebih mudah. Dan,,,,,kebanyakan koas yang memulai stase di interna punya nilai yang lebih baik dari yang memulai stase selain itu.. Amin!!

Setelah Jumat 08/07/11 kemaren kita ngerekam "fingerprint" untuk isi absen, tadi pagi kita langsung "nyoba" ngabsen pake alat itu.. (hahaha,,norak bgt yaakk!)
Berbekal jam weker baru-yang nadanya "kring-kring" dan membangunkan seisi kos- :D akhirnyaaaaaaa hari ini bisa bangun pagi juga... (jam 5.15 WIB) mantappp tho!!! Hahahahaaaa...akhirnya bisa ngelawan insomnia juga (padahal tidur jam 3 pagi...sama aja! :p)

Naahh, setelah siap2, siska dan wenny ke Sardjito buat hari pertama stase...dan setelah di hitung-hitung cuma perlu waktu 4-6 menit dari kos ke ruang interna.. (tergantung kecepatan dan percepatannya... hedewww!) dannnn isi absen juga...karna (katanya) harus ngabsen sebelum jam 7 dan setelah jam 4 sore... So, kita sebelum jam 7 udah musti ngabsen dong, lagian di jadwal orientasi kita dijadwalkan untuk masuk jam 7 pagi..

Ternyata...eh..ternyata... dokternya ngarettttt bo! Pukul 8.17 menit (di jam siska) dr.penanggung jawabnya baru datang.. dan selama menunggu itu, kita poto2 dulu... Ini dia poto kelompok koas baru.. :)

Kelompok Koas E.11.1


Well, ini keluarga baruku dalam 2 tahun ini,,, semoga tetap kompak deh... :)
Untuk stase pertama ini, siska termasuk kelmpok jackpot juga (kayaknya..) dapat DPK yang pinterrrr banget, trus dapat RS jejaring luar jogja juga.. Itu artinya kasus lebih "bermasyarakat" hahahaaa..
Banjarnegara-Jogja-Sleman-Jogja-Cilacap.. Semoga tetep sehat dan tetap semangat.. :)

Satu hal yang bisa di petik dari orinentasi hari ini adalah "ANTUSIASME" Yup!  Tanpa antusias, kita tidak bisa melewati stase interna dan stase lain, meskipun ilmu kita udah melebihi textbook yang ada.. hahahaa.. dan harus be-e-el-a-je-a-er...BELAJAR. Malu dong udah koas tapi ilmu tetep segitu aja.. masa tinggian jempol dari ilmu? gak lucuuu dong.. hehehe...
Semangat dan tetep antusias di Stase Interna... :)


*hugs&kisses*

CERITA MOTIVASI : Kisah Air dan Besi

Ada dua buah benda yang bersahabat karib yaitu besi dan air.

Besi seringkali berbangga akan dirinya sendiri. Ia sering menyombong kepada sahabatnya : “lihat ini aku, aku kuat dan keras. aku tidak seperti kamu yang lemah dan lunak.” Air hanya diam saja mendengar tingkah sahabatnya.


Suatu hari besi menantang air berlomba untuk menenembus suatu gua dan mengatasi segala rintangan yang ada di sana. Aturannya : “barang siapa dapat melewati gua itu dengan selamat tanpa terluka maka ia dinyatakan menang.”

Rintangan pertama mereka ialah mereka harus melalui penjaga gua itu yaitu batu-batu yang keras dan tajam. Besi mulai menunjukkan kekuatannya, ia menabrakkan dirinya ke batu-batu itu. Tetapi karena kekerasannya, batu-batuan itu mulai runtuh menyerangnya dan besipun banyak terluka disana sini karena melawan batu-batuan itu.

Air melakukan tugasnya, ia menetes sedikit demi sedikit untuk melawan bebatuan itu, ia dengan lembut mengikis bebatuan itu sehingga bebatuan lainnya tidak terganggu, ia hanya melubangi seperlunya saja untuk lewat tetapi tidak merusak yang lainnya.
Score air dan besi 1:0 untuk rintangan ini atas kemenangan air.

Rintangan kedua mereka ialah mereka harus melalui berbagai celah sempit untuk tiba di dasar gua.
Besi mengubah dirinya menjadi mata bor yang kuat dan ia mulai berputar untuk menembus celah-celah itu. Tetapi celah-celah itu cukup sulit untuk ditembus, semakin keras ia memutar memang celah itu semakin hancur tetapi ia pun juga semakin terluka.

Air dengan santainya merubah dirinya mengikuti bentuk celah-celah itu. Ia mengalir santai dan karena bentuknya yang bisa berubah ia bisa dengan leluasa tanpa terluka mengalir melalui celah-celah itu.
Score air dan besi 2:0.

Rintangan ketiga ialah mereka harus dapat melewati suatu lembah dan tiba di luar gua.
Besi kesulitan mengatasi rintangan ini, ia tidak tahu harus berbuat apa, dan akhirnya ia berkata kepada air : “Score kita 2:0, aku akan mengakui kehebatanmu jika engkau dapat melalui rintangan terakhir ini!”.
Airpun segera menggenang sebenarnya ia pun kesulitan mengatasi rintangan ini, tetapi kemudian air membiarkan sang matahari membantunya untuk menguap. Ia terbang dengan ringan menjadi awan, kemudian dengan bantuan angin yang meniupnya keseberang dan mengembunkannya maka air turun sebagai hujan.
Air menang telak atas besi dengan score 3:0.

Pelajaran yang kita dapatkan dari sini, jadikanlah hidupmu seperti air. Air dapat memperoleh sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan karena dengan sedikit demi sedikit ia bergerak tetapi ia dapat menembus bebatuan yang keras.

Ingat, hati seseorang hanya dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih, bukan dengan paksaan dan kekerasan. Kekerasan hanya menimbulkan dendam dan paksaan hanya menimbulkan keinginan untuk membela diri.

Air selalu merubah bentuknya sesuai dengan lingkungannya, ia fleksibel dan tidak kaku karena itu ia dapat diterima oleh lingkungannya. Dan sekalipun air mengalami suatu kemustahilan untuk mengatasi masalahnya, ia tidak mengandalkan kekuatannya sendiri. Sehingga ia mengalami mujizat, dan dikaruniakan kemampuan untuk merubah dirinya menjadi uap.
Semoga bermanfaat.
*****
 
*hugs&kisses*

Hidup Adalah Proses


Kadang kita bertanya dalam hati dan menyalahkan Tuhan, "Apa yang telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua?" atau "Kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya?"

Here is a wonderful explanation... 

Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.
Saat itu ibunya sedang membuat kue dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya. Dengan senang hati anaknya berkata, "Tentu saja, I love your cake."
"Nih, cicipi mentega ini," kata Ibunya menawarkan.
"Yaiks," ujar anaknya.
"Bagaimana dengan telur mentah?"
"You're kidding me, Mom."
"Mau coba tepung terigu atau baking soda?"
"Mom, semua itu menjijikkan!!"
Lalu ibunya menjawab, "Ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu per satu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang enak."

Tuhan bekerja dengan cara yang sama. Seringkali  kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan. Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dengan rancangan-Nya, segala sesuatunya akan menjadi sempurna tepat pada waktunya. Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita.

Tuhan teramat sangat mencintai kita. Dia  mengirimkan bunga setiap musim semi dan sinar matahari setiap pagi. Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan. Dia ada di setiap saat kita membutuhkan-Nya. Dia ada di setiap tempat dan Dia memilih untuk berdiam di hati kita.


Sumber: http://www.kamarsolusi.com/?p=6749

*hugs&kisses*

up